PowerAce di PEVS 2025: Kendaraan Niaga Listrik untuk UMKM

PowerAce ikut serta dalam PEVS 2025 di JIExpo Kemayoran, 29 April–4 Mei, menampilkan kendaraan roda tiga listrik untuk pelaku usaha.
PowerAce ikut serta dalam Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2025 yang berlangsung 29 April hingga 4 Mei di JIExpo Kemayoran, Jakarta, dengan booth di Hall A.
Berbeda dari pameran otomotif umum yang didominasi kendaraan penumpang, PEVS memberi ruang khusus bagi kendaraan niaga listrik — segmen yang pertimbangan belinya sepenuhnya berbeda, karena yang dihitung pembeli bukan gaya melainkan biaya per kilometer.
Yang Dicari Pengunjung
Antusiasme di booth datang terutama dari pelaku usaha, dan pertanyaan yang muncul berulang menunjukkan apa yang sebenarnya menjadi pertimbangan:
- Kemampuan angkut — apakah cukup untuk muatan harian mereka
- Biaya operasional — perbandingan biaya listrik terhadap bahan bakar pada rute yang mereka jalani
- Dukungan purna jual — di mana servis dilakukan, dan bagaimana ketersediaan suku cadang
- Kemungkinan kustomisasi — apakah karoseri bisa dibuat sesuai jenis usaha
Poin ketiga sering menjadi penentu. Untuk kendaraan listrik komersial, keraguan pembeli biasanya bukan pada produknya, melainkan pada apa yang terjadi setelah pembelian.
Skala PEVS 2025
Pameran yang diselenggarakan Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (PERIKLINDO) bersama Dyandra Promosindo ini diikuti lebih dari 130 merek, dengan target transaksi sekitar Rp 400–450 miliar dan lebih dari 40.000 pengunjung.
Bagi PowerAce, ajang seperti ini berfungsi sebagai kesempatan pengujian langsung — pelaku usaha dapat melihat unit secara fisik dan menilai apakah dimensi serta kapasitasnya sesuai dengan pekerjaan harian mereka, sesuatu yang sulit disimpulkan dari spesifikasi tertulis.
Posisi Kendaraan Niaga Listrik
Untuk usaha dengan rute pendek yang berulang — distribusi dalam kota, pengangkutan sampah, pasokan pasar harian — unit listrik menawarkan biaya operasional lebih rendah dan pengoperasian yang lebih senyap. Untuk rute panjang, unit bensin masih lebih praktis.
Rekomendasi yang jujur tetap sama: hitung total biaya bulanan pada pola rute Anda sendiri sebelum memutuskan.
Cara Menghitungnya
Perbandingan yang berguna hanya butuh tiga angka dari operasi Anda sendiri:
- Kilometer per hari — bila konsisten di bawah jangkauan baterai, keterbatasan jarak tempuh tidak pernah menjadi masalah nyata
- Biaya bahan bakar per bulan — bandingkan dengan perkiraan biaya listrik untuk jarak yang sama
- Selisih harga unit — bagi dengan penghematan bulanan untuk mengetahui berapa lama selisih itu kembali
Bila hasil pembagian pada poin ketiga lebih pendek daripada masa pakai yang Anda rencanakan, unit listrik masuk akal secara finansial. Bila lebih panjang, unit bensin masih pilihan yang lebih rasional — dan tidak ada salahnya mengatakan demikian.
Faktor lain yang sering terlewat adalah ketersediaan titik listrik di tempat parkir malam. Tanpa itu, seluruh perhitungan di atas menjadi tidak relevan.
Langkah Selanjutnya
Lihat spesifikasi PowerAce TRIEX EV, baca catatan uji jalannya, atau hubungi dealer resmi terdekat untuk menjadwalkan uji coba.


